Batas Harga Gas Eropa Terlalu Tinggi Bagi Sebagian Negara
ATHENA, ID - Beberapa negara anggota Uni Eropa (UE) dilaporkan tidak senang dengan batas harga gas alam yang diusulkan sebesar 275 euro per megawatt jam (Mwh). Pembatasan harga yang bertujuan untuk mencegah tagihan biaya setinggi langit bagi konsumen itu dinilai terlalu tinggi bagi sebagian negara. UE memperkenalkan pembatasan harga gas itu, walaupun sangat kontroversial, untuk mengatasi krisis energi akut menyusul invasi Rusia ke Ukraina sejak akhir Februari 2022. Para pemimpin dari 27 negara anggota UE sudah memberikan dukungan politik terhadap gagasan tersebut pada akhir Oktober 2022. Menyusul negosiasi selama beberapa bulan. Namun, beberapa negara menuntut perlindungan konkret sebelum menyetujui proposal tersebut. Sementara yang lain mengatakan batas harganya terlalu tinggi. “Batas harga pada tingkat yang diusulkan oleh komisi (Eropa) sebenarnya bukan batas harga,” ujar Kostas Skrekas, menteri lingkungan dan energi Yunani, kepada CNBC pada Selasa (22/11/2022) waktu setempat, beberapa jam setelah usulan harga batas atas itu ditetapkan oleh Komisi Eropa. Skrekas menjelaskan bahwa batasan harga 275 euro bukan lah batasan harga yang diharapkan. (Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023