Oktober, Neraca Perdagangan Surplus US$ 5,67 Miliar
JAKARTA, ID – Neraca perdagangan Indonesia surplus US$ 5,67 miliar pada Oktober 2022, naik dari bulan sebelumnya yang sebesar US$ 4,99 miliar, melanjutkan tren positif selama 30 bulan beruntun. Kenaikan surplus perdagangan Oktober 2022 disebabkan pertumbuhan ekspor dan penurunan impor secara bulanan (month to month/mtm). Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekspor nasional tumbuh 0,13% secara bulanan menjadi US$ 24,81 miliar pada Oktober 2022 dan tumbuh 12,3% secara tahunan (year on year/yoy) dari US$ 22,09 miliar. Pertumbuhan ekspor secara tahunan melambat dibandingkan peptember 2022 yang mencapai 20,3%. Ini dipicu penurunan harga komoditas andalan ekspor, seperti minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) sebesar 2,24% secara bulanan, bijih besi 7,26%, nikel 3,25%, dan gas alam 27,61%. (Yetede)
Tags :
#EksporPostingan Terkait
Mengendalikan Daya Tarik Eksplorasi Migas
Amankan Pasokan BBM Dalam Negeri
Proyek Hilirisasi US6 Miliar Segera meluncur
Mengawasi Langkah Strategis Danantara
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Perjuangan Jakarta untuk Tumbuh 6% di 2026
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023