;

Tantangan 1 Juta Barel

Lingkungan Hidup Yoga 22 Oct 2022 Kompas
Tantangan 1 Juta Barel

Kabar kurang menggembirakan datang dari sektor hulu migas Indonesia. Hingga 30 September 2022, produksi siap jual atau lifting minyak hanya 610.100 barel per hari. Capaian ini masih di bawah target APBN 2022 di 703.000 barel per hari. Padahal, Indonesia punya target produksi 1 juta barel per hari pada 2030 nanti. Dalam lima tahun terakhir, lifting minyak terus merosot. Sempat naik dari 779.000 barel per hari pada 2015 menjadi 829.000 barel per hari pada 2016, realisasinya terus merosot menjadi 804.000 barel per hari pada 2017. Lalu, berturut-turut lifting minyak terus turun hingga menjadi 660.000 barel per hari pada 2021 lalu. Sejumlah kalangan pun memprediksi target lifting tahun ini bakal tidak tercapai. Satker Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) beralasan, turunnya lifting sejauh ini disebabkan oleh masalah operasional (Kompas, 18/10), antara lain, longsor di wilayah kerja ExxonMobil Cepu Ltd di Bojonegoro, Jatim, membuat pipa minyak tidak aman dioperasikan. Gangguan operasional lainnya adalah kebocoran selang pembongkaran yang berakibat produksi merosot.

Selain problem teknis tersebut, faktor fundamental yang menyebabkan lifting terus turun adalah usia sumur-sumur minyak di Indonesia sudah tua atau mencapai puluhan tahun. Sumur-sumur tersebut sudah melewati masa puncak produksinya. Di saat yang sama, Indonesia belum menemukan sumber cadangan baru berskala besar (sedikitnya 500 juta barel minyak) setelah penemuan minyak di Blok Cepu di era 2000-an. Sementara itu, metode pengurasan minyak tingkat lanjut (enhanced oil recovery/EOR) yang digadang-gadang bisa meningkatkan produksi tidak mudah diterapkan. EOR membutuhkan investasi yang tak sedikit. Keekonomian lapangan minyak, yang bergantung pada kondisi di lapangan,  menjadi penting sebelum metode tersebut diterapkan. Teknologi EOR memang terbukti bisa menaikkan produksi, seperti yang dilakukan Chevron di lapangan Duri, Blok Rokan, Riau. Produksi 10.000 barel per hari berhasil dinaikkan menjadi 300.000 barel per hari pada 1996 dengan metode injeksi uap. (Yoga)


Tags :
#Migas #Minyak
Download Aplikasi Labirin :