Pengalihan Subsidi BBM : Penerima BSU Bisa Berkurang
Kementerian Ketenagakerjaan menyatakan pekerja penerima bantuan subsidi upah kemungkinan berkurang setelah sekitar 4 juta pekerja gagal menerima akibat tidak memenuhi syarat sesuai dengan Peraturan Kementerian Ketenagakerjaan. Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan Anwar Sanusi menyatakan, pada awal bantuan subsidi upah (BSU) 2022, Kementerian Keuangan memberikan jatah bagi 16,2 juta pekerja untuk menerima subsidi pengalihan BBM. Pada prosesnya, Kementerian Ketenagakerjaan menetapkan sebanyak 14,6 juta pekerja yang memenuhi syarat. Setelah 3 minggu, BSU telah tersalurkan kepada 7,07 juta pekerja, sedangkan data Kemenaker dari BPJS Ketenagakerjaan hampir 11 juta. “Itu kan target awal, setelah kami padankan, ada yang menerima bansos lain, sehingga bisa saja akan berkurang,” ujarnya, Jumat (30/9). Adapun, BSU tahap pertamaa telah disalurkan kepada 4,11 juta pekerja. Selanjutnya, BSU tahap II telah disalurkan kepada 1,60 juta pekerja, sedangkan BSU tahap ketiga telah disalurkan kepada 1,35 juta orang. Untuk BSU tahap empat direncanakan akan cair mulai pekan depan dengan jumlah penerima sebanyak 1,2 juta pekerja.
Tags :
#subsidiPostingan Terkait
Mencontoh Negara Lain Melindungi Pekerja Gig
Perllindungan terhadap Semua Pekerja
Ancaman Deindustrialisasi & Nasib Buruh
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Perjuangan Jakarta untuk Tumbuh 6% di 2026
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023