KETAR-KETIR BANK DIGITAL
Kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia dan tingkat bunga penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) bakal membuat bisnis bank-bank digital kian menantang. Situasi tersebut membuat mereka akan bersaing sengit dengan bank konvensional untuk memupuk dana pihak ketiga (DPK). Apalagi, selama ini bank-bank digital yang relatif baru meramaikan industri perbankan, kerap menggunakan iming-iming bunga simpanan tinggi untuk menarik dana dari masyarakat. Belakangan tren tersebut perlahan berubah. Sejumlah pemain bank digital kini tak lagi melulu menjadikan suku bunga simpanan tinggi sebagai pendongkrak DPK. Jika ditelusuri, saat ini, rata-rata bunga simpanan deposito di bank digital secara rerata berada di kisaran 3,5% sampai dengan 4%. Padahal sebelumnya, ada bank digital yang berani mematok bunga simpanan hingga 8%. Beberapa bank digital pun kini lebih memilih mengoptimalkan dana murah di tengah kenaikan suku bunga acuan dan inflasi yang meninggi. Salah satunya adalah entitas usaha PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. yang bergerak di layanan digital yakni PT Bank Raya Indonesia Tbk. (AGRO). Direktur Keuangan Bank Raya Akhmad Fazri mengatakan bahwa perseroan telah melakukan penyesuaian tingkat suku bunga simpanan dengan mempertimbangkan kondisi kebijakan regulator, posisi likuiditas, dan tingkat persaingan di industri. Lain halnya dengan PT Bank Jago Tbk. yang berupaya menurunkan rasio biaya operasional dan pendapatan operasional (BOPO) dengan memacu fee based income. Direktur Kepatuhan Bank Jago Tjit Siat Fun menyatakan perseroan masih memerlukan waktu untuk mencapai skala ekonomis yang maksimal. Apalagi, sejak kuartal III/2022, bank dengan kode ARTO itu tidak mencatatkan kerugian.
Tags :
#PerbankanPostingan Terkait
Bank Rebut Hati Nasabah Lewat Event Lifestyle
Kopdes Merahputih mendapat dukungan Bank Mandiri
Geopolitik Memanas, Bisnis Bank Emas Mengkilap
Pinjaman Bank Kini Lebih Mahal daripada Obligasi
Bank Masih Dilema Menurunkan Bunga Kredit
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023