;

Pariwisata Berkelanjutan Jangan Sekadar Tren Sesaat

Ekonomi Yoga 29 Sep 2022 Kompas
Pariwisata Berkelanjutan Jangan Sekadar Tren Sesaat

Manajemen pariwisata berkelanjutan dapat diterapkan untuk Indonesia yang mayoritas destinasi wisatanya mengandalkan alam sebagai daya tarik utama. Namun, penerapan konsep pengelolaan seperti itu sering kali terjebak dalam tren semata. Pariwisata berkelanjutan adalah pariwisata yang memperhitungkan dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan saat ini dan masa depan. Pemerintah harus tegas mendorong pelaku industri menerapkan manajemen pariwisata berkelanjutan. Kalau dari sisi konsumen, riset dari Booking.com menunjukkan sudah banyak wisatawan peduli kelestarian lingkungan,” kata pendiri dan CEO Wise Steps Consulting Mochamad Nalendra dalam webinar ”Rethinking Tourism: Transitioning Into a Greener Tourism”, Rabu (28/9) di Jakarta. Nalendra menuturkan, di Indonesia, pengembangan industri pariwisata dilakukan oleh multisektor pemerintahan dari pusat sampai daerah. Ini menjadi tantangan utama penerapan pariwisata berkelanjutan. Sebab, ada potensi tiap instansi pemerintahan memiliki cara pandang berbeda.

Solusi mengatasi tantangan itu, lanjut Nalendra, adalah membuat organisasi khusus di daerah destinasi yang khusus menangani implementasi pariwisata berkelanjutan. Ia mencontohkan Kabupaten Wakatobi, Sulteng. Pemerintah kabupaten ini membuat organisasi atau satuan tugas manajemen pariwisata berkelanjutan yang bertugas mengorganisasi peran antar dinas. Di kabupaten itu juga telah mengeluarkan kebijakan pelarangan penggunaan plastik. Satuan tugas mengawasi pelaksanaan kebijakan tersebut. Menurut  Co-Founder dan CEO Bobobox Indra Gunawan, tantangan utama penerapan pariwisata berkelanjutan, yaitu kesadaran masyarakat. Edukasi pentingnya pariwisata berkelanjutan perlu ditingkatkan, meskipun sudah banyak kelompok pelaku pariwisata dan organisasi masyarakat sipil turut menyuarakan. (Yoga)


Tags :
#Pariwisata
Download Aplikasi Labirin :