;

Jalan Lapang BRIS & BBTN Pompa Modal

Ekonomi Hairul Rizal 26 Sep 2022 Bisnis Indonesia
Jalan Lapang BRIS & BBTN Pompa Modal

Penguatan modal atau capital adequacy ratio (CAR) saat ini menjadi fokus dua entitas bank besar negara, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. dan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk. Kedua bank itu sudah mendapat restu untuk menambah modal. Bank Syariah Indonesia (BRIS), misalnya mendapat persetujuan dari pemegang sahamnya untuk menerbitkan sebanyak-banyak 6 miliar saham baru. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar padan Jumat (23/9), BRIS berencana menggunakan dana dari aksi rights issue itu guna mendu­kung pengembangan bisnis ke depan. Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan bahwa dana tambahan dari rights issue itu nantinya untuk mendukung ekspansi BSI secara organik yakni melalui penyaluran pembiayaan murah dan kompetitif bagi masyarakat. “Penguatan permodalan ini tentunya akan dimanfaatkan BSI untuk mengembangkan bisnis sehingga dapat memberikan profitabilitas yang optimal bagi pemegang saham,” ujarnya, pekan lalu. Pemegang saham BSI saat ini terdiri dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. sebesar 50,83%, lalu PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. se­banyak 24,85%, dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. sebesar 17,25%. Sejauh ini, belum dapat dikonfirmasi mengenai minat ketiga pemegang saham BSI itu dalam menyerap rights issue. Jika pemegang saham tidak mengambil haknya, kepemilikannya akan terdilusi.


Tags :
#Perbankan
Download Aplikasi Labirin :