;

DKK Bangun Perbatasan

DKK Bangun Perbatasan

Pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat di daerah perbatasan Indonesia yang dekat dengan Timor Leste terus dilakukan. Tidak hanya pemerintah, berbagai pihak, termasuk lembaga amal dan kemanusiaan, ikut terlibat memajukan beranda negeri. Kerja kolaboratif ini diharapkan menjadi inspirasi lahirnya gerakan di daerah lain dengan melibatkan semakin banyak pihak. Kolaborasi dimaksud, terwujud dengan peresmian sejumlah infrastruktur di Desa Humusu Wini, Kecamatan Insana Utara, Timor Tengah Utara, NTT, oleh Mensos Tri Rismaharini pada Sabtu (17/9). Desa Humusu Wini berbatasan langsung dengan Distrik Oeccuse, daerah enklave Timor Leste.  Infrastruktur yang diresmikan, antara lain, satu poliklinik, satu community center, dan 20 rumah bantuan sosial.

Pembaca Kompas melalui Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas (DKK) ikut berpartisipasi dalam pembangunan tersebut. Sehari sebelum peresmian, DKK secara khusus melaksanakan bakti sosial operasi katarak bagi 83 orang, melampaui target 70 orang. Risma menyebutkan, ide kolaborasi dengan pemerintah itu muncul ketika dirinya datang ke Humusu Wini untuk meninjau kondisi dampak badai Seroja pada April 2021. Setahun kemudian, ia mengajak berbagai pihak datang ke sana pada Maret 2022 untuk menentukan apa saja yang akan dibangun. ”Dan, hari ini saya datang lagi ketiga kalinya untuk peresmian,” ujarnya. Risma berkali-kali menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang mau bekerja sama untuk memajukan perbatasan. ”Saya percaya, dengan kita bersama-sama dan bergotong royong, permasalahan kita seberat apa pun, kita bisa menyelesaikannya. Sekali lagi, kalau kita bergandeng tangan, tidak ada yang tidak mungkin kita bisa selesaikan,” tuturnya. (Yoga)


Download Aplikasi Labirin :