Lonjakan Harga Minyak Momentum Alihkan Subsidi ke Energi Terbarukan
JAKARTA, ID – Lonjakan harga minyak mentah dunia merupakan momentum untuk mengalihkan subsidi bahan bakar minyak (BBM) ke energi terbarukan. Tanpa dukungan subsidi dan insentif, progres pengembangan energi terbarukan akan tetap lambat seperti sekarang. Selain itu, untuk memberikan kepastian hukum kepada para investor, pemerintah dan DPR harus segera mengegolkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Energi Baru dan Terbarukan (EBT). Dalam RUU yang mulai dibahas di parlamen itu, pemerintah harus membuat rincian insentif bagi para investor di sektor EBT, termasuk investor kendaraan listrik. Dengan begitu, harga produk EBT, termasuk kendaraan listrik, bisa terjangkau masyarakat menengah ke bawah, sehingga ketergantungan terhadap energi fosil berkurang signifikan. Hal itu terungkap dalam wawancara Investor Daily dengan pengamat energi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi, Direktur Eksekutif Center Energy Resources Indonesia (CERI) Yusri Usman, Direktur Eksekutif Refor Miner Institute Komaidi Notonegoro, Presiden Asosiasi Panas Bumi Indonesia (API) Prijandaru Effendi, dan anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Satya Widya Yudha. Mereka dihubungi secara terpisah di Jakarta, Rabu (14/9). (Yetede)
Tags :
#MinyakPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023