;

G20 Prioritaskan UMKM

Ekonomi Yoga 09 Sep 2022 Kompas
G20 Prioritaskan UMKM

Indonesia mengajak negara-negara G20 untuk memprioritaskan dukungan kepada UMKM agar mampu bertahan di tengah guncangan dan krisis. Dalam Pertemuan Tingkat Menteri Bidang Pembangunan G20 2022, di Kampong Kecit, Belitung, Kamis (8/9) disepakati dukungan kepada UMKM agar mampu mencapai produktivitas optimal, dapat bersaing secara global, serta tahan terhadap guncangan dan krisis. Negara-negara anggota G20 mengakui bahwa UMKM menjadi tuan rumah pelaku ekonomi yang sangat dilindungi di negara masing-masing. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa mengemukakan, dunia tengah menghadapi salah satu periode paling sulit. ”Dengan berkembangnya disrupsi teknologi dan digitalisasi, UMKM tidak boleh ditinggalkan, melainkan disertakan sehingga tidak membuat lapangan pekerjaan hilang. UMKM dengan jenis pekerjaan baru dan tingkat pendapatan lebih baik akan muncul menggantikan sekian jenis pekerjaan yang hilang di sektor UMKM,” tutur Suharso.

Di negara-negara berkembang, UMKM telah menjadi tumpuan penting untuk menciptakan lebih dari 600 juta pekerjaan dalam 15 tahun ke depan dalam rangka menyerap tenaga kerja global yang terus meningkat. Di Indonesia, 90 % pe-kerja ada di sektor UMKM dan menyumbang 61 % PDB. Kenaikan inflasi harga pangan dan energy tidak bisa hanya mengandalkan pembiayaan konvensional. Pembiayaan campuran (blended finance) menjadi salah satu yang diadopsi. Suharso menambahkan, banyak negara berkembang yang tidak memiliki sumber dana cukup untuk mencapai agenda 2030 (SDGs). Perlambatan ekonomi dan dampak jangka panjang Covid-19 membutuhkan pembiayaan tambahan dari sumber-sumber inovatif. Kebutuhan pembiayaan untuk mencapai target pembangunan berkelanjutan pada 2030 mencapai 3,7 triliun USD. Hasil pertemuan menyepakati untuk meningkatkan komitmen politik terkait isu pembiayaan pembangunan melalui skema pembiayaan campuran untuk kebutuhan pembiayaan SDGs. (Yoga)


Tags :
#UMKM
Download Aplikasi Labirin :