PENERBANGAN, Diupayakan Ada Efisiensi dan Jaminan Okupansi
Sejumlah upaya dilakukan pemerintah untuk menurunkan harga tiket pesawat yang dinilai tinggi. Kemenhub telah mengimbau masyarakat penerbangan agar melakukan efisiensi, inovasi, dan promosi. Pemda pun diminta ikut menjaga okupansi agar keterisian pesawat di atas 60 %. ”Saya terima kasih kemarin kita kerja sama dengan BNI dan beberapa airlines (maskapai) sudah memberikan tarif-tarif murah di waktu-waktu tertentu dan dikampanyekan kepada masyarakat,” kata Menhub Budi Karya Sumadi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (29/8).
Dari siaran pers Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan, Kamis (25/8), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menggandeng Garuda Indonesia dan Lion Air Group untuk mendukung upaya menstabilkan harga tiket pesawat. Hal ini dilakukan untuk mengendalikan inflasi sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo. Program bertajuk Terbang Hemat tersebut diharapkan dapat memberikan harga tiket pesawat yang lebih terjangkau, khususnya di waktu-waktu tertentu. Pemerintah juga meminta pemerintah daerah memberikan jaminan okupansi agar keterisian pesawat bisa terjaga di atas 60 %. Budi menuturkan, pengoperasian pesawat, terlebih pesawat propeler, akan rugi apabila okupansi atau tingkat keterisiannya di bawah 60 %. (Yoga)
Postingan Terkait
Prospek Perbaikan Ekonomi di Paruh Kedua Tahun
Kebijakan Diskon Tiket Transportasi
RI Kembangkan Industri Pesawat Amfibi
Peluang Bisnis PT Garuda Indonesia
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023