Meroket Hingga Akhir Tahun
Tingkat inflasi pangan diproyeksikan terus meroket hingga akhir tahun. Kepala Ekonom PT Bank Permata Tbk Josua Pardede, mengungkapkan bahwa inflasi pangan pada penutup 2022 bisa menembus level 10-11% secara tahunan (yar on year) Proyeksi ini meningkat jauh di atas realisasi inflasi pangan 2021 yang hanya 3,2%. Adapun inflasi pangan per Juli 2022 sudah mencapai 11,5%. "Untuk komoditas pangan yang sudah masuk katagori barang bergejolak diperkirakan inflasi mulai melambat seiring dengan musim panen pada Agustus-September, tapi berpeluang meningkat kembali menjelang akhir tahun." ujar Josua kemarin. Josua mencontohkan, harga cabai akhir tahun berpotensi naik dipengaruhi oleh dampak musim hujan yang menyebabkan cabai mudah busuk dan mengganggu suplai secara umum. "Pemerintah perlu melakukan intervensi dari segi distribusi untuk memastikan harga tetap stabil," ujarnya. (Yetede)
Tags :
#KomoditasPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023