Berkah dan Ancaman Harga Tinggi Emas Hitam
Sejak akhir 2021, harga batubara di pasar global terus menanjak, abahkan awal Agustus 2022, harga ”emas hitam” mencapai 390-400 USD per ton. Sebagai negara pengekspor, Indonesia mendapat rezeki nomplok, tetapi di sisi lain, ada ancaman seretnya pasokan di dalam negeri. Belum hilang dari ingatan, krisis energi yang mengancam Indonesia persis di pergantian tahun 2021 ke 2022. Seiring membaiknya ekonomi dunia, harga batubara internasional saat itu melonjak. Sejumlah pengusaha lebih memilih mengekspor batubara ketimbang memasok kebutuhan dalam negeri (DMO) yang dipatok seharga 70 USD per ton. Pemerintah kemudian melarang ekspor batubara per 1-31 Januari 2022 demi memenuhi kebutuhan batubara PLN guna mencegah pemadaman listrik massal.
Namun, 10 hari kemudian, ekspor kembali dibuka. Kebijakan diikuti pengetatan sanksi terhadap perusahaan yang belum memenuhi DMO. Harga batubara kini kian melambung sebagai dampak dari perang Rusia-Ukraina. Menurut ICE Newcastle, seperti disajikan Investing.com, harga batubara melonjak dari 233 USD per ton pada 14 Februari 2022 menjadi 417 USD per ton pada 28 Februari. Setelah itu, turun menjadi 259 USD per ton pada 28 Maret 2022. Akan tetapi, setelah itu lompatan kembali terjadi. Bahkan, sejak 2 Mei hingga awal Agustus 2022, harga batubara tak pernah di bawah 380 USD per ton, dengan capaian tertinggi pada 16 Mei seharga 417 USD per ton.
Di tengah ketidakpastian pasokan gas akibat perang Rusia-Ukraina permintaan batubara di Eropa memang meningkat. Di sisa 2022, ada potensi harga masih di level kuat. Pasalnya, dari sisi permintaan, pada bulan-bulan menjelang musim dingin di Eropa, permintaan batubara akan semakin meningkat. Berdasarkan data BPS, nilai ekspor batubara Indonesia Juni 2022 sebesar 4,5 miliar USD, meningkat 3,3 % secara bulanan dan 136,6 % secara tahunan. Saat harga batubara bertahan tinggi seperti saat ini, disparitas dengan patokan harga DMO 70 USD per ton amatlah lebar. Kondisi ini bisa kembali mengancam pasokan di dalam negeri, seperti yang terjadi pada awal tahun. (Yoga)
Tags :
#Batu BaraPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023