Stok Batu Bara untuk PLTU Aman hingga Akhir 2022
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan pasokan batu bara mencukupi hingga akhir tahun bagi pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). Tercatat sejumlah perusahaan batu bara telah memasok lebih dari ketentuan alokasi batu bara dalam negeri (domestic market obligation/DMO). Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Percepatan Tata Kelola Mineral dan Batubara Irwandy Arif mengatakan pasokan DMO batu bara dievaluasi setiap bulan berdasarkan Keputusan Menteri ESDM Nomor 13.K/HK.021/MEM.B/2022. Kebijakan ini memastikan ketersediaan batu bara bagi pembangkit listrik. “Kondisi stokpile (PLTU) PLN sampai dengan saat ini masih aman.
Tidak ada kelangkaan pasokan batu bara, ”kata Irwandy di Jakarta, Kamis (4/8). PLN telah memiliki sistem integrasi monitoring digital dengan sistem di Direktorat Jenderal Mineral Batu bara Kementerian ESDM. Sistem ini memberikan informasi target loading yang terintegrasi dengan sistem di Ditjen Minerba yang mencatat realisasi loading dari setiap pemasok. Apabila terjadi kegagalan loading, maka sistem terintegrasi antara PLN dan Ditjen Minerba akan langsung mengunci sehingga tidak memungkinkan pemasok tersebut melakukan ekspor. Sanksi larangan ekspor jelas tercantum dalam Kepmen ESDM 13/2022. (Yetede)
Tags :
#Batu BaraPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023