Wisatawan Meningkat, Maskapai & Bandara Kewalahan
Seiring dengan penurunan jumlah kasus Covid-19, jumlah perjalanan dengan pesawat terbang kian meningkat. Namun bandar udara (bandara) dan maskapai terkemuka global kewalahan karena kekurangan pegawai.
Geoff Culbert, Chief Executive Officer (CEO) Bandara Sidney, Australia, menyatakan, semua bandara dan maskapai udara kekurangan karyawan akibat PHK massal selama periode Covid-19 dan lockdown banyak negara, yang memperburuk bisnis penerbangan. "Hampir setengah dari 33.000 pekerja kehilangan pekerjaan selama Covid-19," kata Cullbert, seperti ditulis Bloomberg, Jumat (17/6). Bahkan maskapai udara dari Jerman, Lufthansa Airlines, membatalkan ratusan penerbangan karena kekurangan pegawai sehingga kewalahan melayani penumpang. CEO Lufthansa Jens Ritter mengatakan, Luthansa masih berjuang untuk mengatur jadwal penerbangan sesuai rencana.
Tags :
#EkonomiPostingan Terkait
RI Kembangkan Industri Pesawat Amfibi
Peluang Bisnis PT Garuda Indonesia
Kemenaker Siaga Hadapi Gelombang PHK
Ancaman Deindustrialisasi & Nasib Buruh
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023