Garuda Gulirkan Opsi Pembayaran Utang
Negosiasi restrukturisasi utang PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk melalui jalur pengadilan berlanjut. Maskapai penerbangan milik negara berkode emiten GIAA itu menawarkan sejumlah opsi perdamaian kepada pada kreditor setelah daftar piutang tetap senilai total 8,3 miliar USD diterbitkan. Opsi penyelesaian utang itu, antara lain, pembayaran melalui kas operasional, mengonversi utang menjadi ekuitas, modifikasi ketentuan pembayaran baru jangka panjang dengan periode tenor tertentu, dan penawaran instrumen restrukturisasi berbentuk surat utang baru dan ekuitas.
Secara khusus, skema restrukturisasi surat utang baru dan ekuitas akan ditawarkan kepada lessor (perusahaan sewa guna) pesawat, perusahaan pembiayaan lessor, vendor pemeliharaan dan perbaikan pesawat, dan produsen pesawat. Hal serupa juga ditawarkan pada kreditor dengan nilai tagihan di atas 255 juta USD. Pembayaran dilakukan melalui penerbitan surat utang baru senilai total 800 juta dollar AS dan ekuitas dengan nilai total 330 juta USD. Penawaran surat utang dan ekuitas senilai itu diselaraskan dengan perkembangan negosiasi bersama para kreditor.
Dirut Garuda Indonesia Irfan Setiaputra (9/6) mengatakan, skema restrukturisasi yang ditawarkan itu akan terus dibahas dan dimatangkan bersama semua kreditor. Manajemen Garuda akan menjalin komunikasi yang konstruktif untuk mencapai kesepakatan bersama berdasarkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik dan berkesinambungan. (Yoga)
Postingan Terkait
Anggaran 2025 Terancam Membengkak
Peluang Bisnis PT Garuda Indonesia
Mengawasi Langkah Strategis Danantara
Perang Global Picu Lonjakan Utang
Potensi Lonjakan Rasio Utang perlu Diwaspadai
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023