;

Pertumbuhan Kredit BRI Tidak Sensitif Terhadap Krisis

Ekonomi Yuniati Turjandini 14 May 2022 Investor Daily (H)
Pertumbuhan Kredit BRI Tidak Sensitif Terhadap Krisis

Pertumbuhan Kredit PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI dinilai tidak sensitif teradap  krisis ekonomi. BRI tetap berkomitmen menyelamatkan UMKM akibat pandemi Covid-19 pada awal tahun 2020 sehingga membuat bisnis perseroan tetap tumbuh positif di masa pandemi. Pada kuartal 1-2022, BRI membukukan pertumbuhan  kredit sebesar 7,4% (yoy) menjadi Rp1.075,9 triliun. Tingkat pertumbuhan tersebut lebih tinggi dibandingkan  dengan penyaluran kredit perbankan nasional pada kuartal 1-2022 yang sebesar 6,65%. BRI juga berhasil mencatatkan  kinerja positif dalam hal penghimpunan dana pihak ketiga (DPK). Hingga akhir kuartal 1-2022, DPK yang dihimpun BRI mencapai Rp1,126,5 triliun atau tumbuh 7,4%. Adapun total aset mencapai Rp1.650 triliun atau naik 9%. Sedangkan hal kedua yang perlu dipastikan BRI menyangkut permodalan. Adapun rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) perseroan saat ini berada di level 24%. (Yetede)

Tags :
#Perbankan
Download Aplikasi Labirin :