Honda Harapkan Infrastruktur Mobil Listrik
Pelaku industri otomotif menilai pengembangan mobil listrik membutuhkan infrastruktur pendukung. Direktur Pemasaran PT Honda Prospect Motor Jonfis Fandy menyampaikan, pabrikan otomotif sudah mengantongi teknologi untuk membuat mobil listrik. Akan tetapi penjualan mobil listrik akan bergantung pada kesiapan infrastruktur pendukungnya.
Selain permasalahan infrastruktur, Honda juga memperhitungkan kapasitas pemasok hingga standar fasilitas pengisian daya mobil listrik. Dengan kapasitas liatrik sebesar 220 volt, pengisian daya akan memakan durasi selama 6 hingga 8 jam. Sementara dengan kapasitas 250 volt, durasi pengisian berkisar 2 hingga 3 jam. Pemerintah juga perlu mempertimbangakan proses transisi dari penggunaan bahan bakar konvensional ke tenaga listrik. Jonfis menyarankan, pengembangan industri otomotif dapat diarahkan ke pengembangan mobil hibrid terlebih dahulu.
Ketua Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie Sugiarto, pengembangan mobil listrik bergantung pada penerapan PPnBM yang sedang disusun oleh pemerintah.
Tags :
#MobilPostingan Terkait
Optimalkan Kekuatan Ekonomi Domestik
RI Kembangkan Industri Pesawat Amfibi
Proyek Hilirisasi US6 Miliar Segera meluncur
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023