Menyuarakan UMKM dalam B20
Sebagai pemegang Presidensi B20, Indonesia berpeluang besar merumuskan rekomendasi kebijakan yang solutif dan transformatif, terutama bagi negara-negara miskin dan berkembang. Apalagi setelah Presidensi G20 Indonesia 2022 akan diikuti India dan Brasil. Prioritas dan outcome/legacy Indonesia akan menjadi prioritas kebanyakan negara berkembang lainnya. B20 memegang peranan krusial bagi para pemimpin G20. Sebab, melalui forum inilah komunitas bisnis global dapat bekerja sama dan mencapai konsensus untuk mengatalisasi transformasi ekonomi dunia.
Presidensi B20 perlu dimanfaatkan Indonesia untuk menyuarakan kepentingan negara berkembang ke tataran global, termasuk dukungan akses infrastruktur, digitalisasi, dan pembiayaan UMKM. Prioritas utama Indonesia ialah keterlibatan UMKM dalam forum multilateral B20, karena UMKM memegang peranan krusial dalam pilar perekonomian, khususnya di negara berkembang. Di Indonesia, kontribusi UMKM terhadap PDB 62 %, setara Rp 8.500 triliun pada 2020. UMKM juga menyerap tenaga kerja 97 % daya serap dunia usaha pada 2020. Karena itu, UMKM harus diberi perhatian khusus di business outreach B20 untuk membantu mereka mengatasi hambatan menembus value chain global, melalui komitmen dan kolaborasi bersama antarnegara G20. (Yoga)
Postingan Terkait
Pemerintah Siap Sasar Pajak Pedagang Online
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023