Saham Rebound
Pasar saham global rebound pada perdagangan Rabu (9/3) karena lonjakan harga komoditas mulai mereda, meskipun pertempuran di Ukraine berlanjut. Namun pasar saham di AS tersebut bereaksi terhadap kabar meredanya harga lonjakan komoditas, produk-produk energi dan pertanian secara khusus melonjak naik karena pertempuran di Ukraina. Harga sejumlah logam juga mencatat lonjakan kenaikan. Pada saat yang sama, kontrak harga juga turun tajam. Yakni 6,3% ke level sekitar US$ 123 per barel. "Pasar saham terus mengambil sinyal dari perkembangan harga komoditas, khususnya minyak. Perdagangan akan terus volatile dan reli terjadi tatkala harga menurun, tapi secara keseluruhan prospek harga minyak dan non-energi tetap sangat tinggi sehingga menggelayuti prospek kegiatan ekonomi maupun pasar saham," tutur Kathi Bostjancic,kepala ekonom AS untuk Oxford Economics. (Yetede)
Tags :
#SahamPostingan Terkait
Prospek Perbaikan Ekonomi di Paruh Kedua Tahun
Amankan Pasokan BBM Dalam Negeri
Perang Memanas, Saham Energi Kian Mendidih
Lonjakan Harga Komoditas Panaskan Pasar
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Ketegangan AS–Iran Tekan Sentimen Pasar Global
Kenaikan Harga Minyak Dongkrak Saham Energi
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023