Impor Daging untuk Kendalikan Harga
Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Oke Nurwan mengatakan, pemerintah telah meminta Bulog dan BUMN mengimpor 100.000 ton daging kerbau beku dan 20.000 ton daging sapi beku tahun ini, untuk memberikan alternatif daging sekaligus mengendalikan harga daging, menyusul kenaikan harga sapi di tingkat internasional sekaligus mengantisipasi lonjakan harga saat Ramadhan dan Lebaran. Kemendag mencatat, harga sapi hidup untuk kontrak pembelian Maret 2022 mencapai 4,53 USD per kg, lebih tinggi dibandingkan November 2021 senilai 3,65 USD per kg.
Di dalam negeri, harga rata-rata nasional daging sapi, Jumat (4/3/), merujuk Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional, Rp 130.650 per kg, di atas harga acuan di tingkat konsumen yang ditetapkan Rp 105.000 per kg. Selain lonjakan biaya logistik dan pakan, kata Oke, kenaikan harga sapi bakalan terjadi lantaran Pemerintah Australia mengeluarkan program repopulasi sapi. Salah satu kebijakannya adalah membatasi ekspor sapi hidup sebanyak 70.000 ekor per tahun hingga 2024. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023