Kenaikan Biaya Energi : Laju Terbatas Emiten Industri Dasar
Kenaikan harga bahan baku sebagai imbas meningkatnya harga komoditas global yang tersengat memanasnya konflik Rusia-Ukraina diperkirakan menahan laju pertumbuhan emiten-emiten yang berada dalam rumpun indeks IDX Basic Material. IDX Basic Material yang menaungi emiten di sektor industri dasar, termasuk pupuk, kimia dan kertas, terpantau melemah 0,99% pada perdagangan Rabu (2/3), bahkan dalam sepekan terakhir juga turun 2,15%. Meski sepanjang tahun berjalan masih berada di zona hijau dengan penguatan 0,39%. Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan terbatasnya pergerakan harga saham emiten dalam indeks industri dasar tidak lepas dari sejumlah sentimen dari luar negeri dan dalam negeri. Kenaikan harga bahan baku utama seperti komoditas energi dan barang kimia dasar telah menggerus margin.
Sebenarnya sejumlah sektor industri telah memperoleh harga khusus baik untuk komoditas batu bara maupun gas di tengah melonjaknya harga komoditas tersebut di pasar global. Hanya saja, tidak semua sektor memperoleh fasilitas itu. Sejumlah harga komoditas melambung tinggi, seperti batu bara yang menembus US$400 per ton dan minyak mentah yang menembus US$115 per barel, imbas dari invasi Rusia ke Ukraina. Hal ini bisa membawa keuntungan sementara bagi emiten terkait komoditas yang sedang naik harga. Berdasarkan data Bloomberg pada Kamis (3/3), harga batu bara di pasar Newcastle untuk kontrak Maret 2022 melambung 127% ke US$440 per ton. Untuk kontrak April 2022 naik 140% ke US$446 per ton. Adapun, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik 4,98% ke US$116,11 per barel dan harga minyak Brent naik 5,57% ke US$119,22 per barel.Tags :
#EnergiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023