Harga Minyak Tinggi, Kehancuran Ekonomi Menanti
Analis minyak Paul Sankey dari perusahaan riset independen Sankey Research menyampaikan bahwa harga minyak mentah melonjak tinggi di tengah kekhawatiran soal keamanan pasokan. Krisis Rusia-Ukraina yang terus berkembang diprediksi menyebabkan kehancuran permintaan dan resesi ekonomi. "Saya khawatir kita tidak memiliki persediaan minyak yang cukup disini. Kita akan sampai ke US$ 120 hingga 150 per barel, dan kemudian kita mengalami kehancuran ekonomi," ujar Sankey kepada CNBC pada Kamis (3/3). Sebagai informasi, harga acuan minyak mentah internasional Brent dilaporkan telah melonjak 3,24% menjadi US$ 116,59 per barel. Sankey juga menambahkan bahwa kargo-kargo minyak dari Rusia sama sekali tidak bergerak pasca operasi militer yang diluncurkan ke Ukraina dan pemberitaan soal sanksi-sanksi, kendati harga minyak berada di level rendah.
Tags :
#MinyakPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023