;

Harga BBM dan Elpiji Nonsubsidi Terus Melonjak

Lingkungan Hidup Yoga 01 Mar 2022 Kompas
Harga BBM dan Elpiji
Nonsubsidi Terus Melonjak

PT Pertamina Patra Niaga, anak usaha Pertamina di sektor hilir, kembali menaikkan harga jual elpiji nonsubsidi 12 kg dari Rp 162.000 menjadi Rp 182.000 per tabung mulai Minggu (27/2), sebagai respons  melonjaknya harga elpiji dan minyak mentah dunia dalam beberapa waktu terakhir. Pjs Sekretaris Perusahaan PT Pertamina Patra Niaga Irto Ginting mengatakan, harga kontrak gas (contract price/CP Aramco) saat ini 775 USD per ton atau naik 21 % dari harga rata-rata sepanjang 2021. Selain menyebabkan harga elpiji 12 kg naik, harga elpiji 5,5 kg dengan nama pasar Bright Gas juga naik dari Rp 76.000 menjadi Rp 85.250 per tabung.

Menurut peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Eisha M Rachbini, kenaikan harga jual BBM nonsubsidi yang diikuti elpiji 12 kg dan 5,5 kg ialah untuk merespons kenaikan harga komoditas. Kenaikan tersebut tidak terhindarkan lantaran harga komoditas energi terus melonjak.  Kenaikan harga elpiji non-subsidi ini, bagi Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi, harus dicermati pemerintah, jangan sampai menyebabkan konsumen elpiji nonsubsidi pindah ke elpiji bersubsidi. Selain itu, lanjut Tulus, kenaikan harga berpotensi menimbulkanpraktik pengoplosan gas, yaitu mencampur elpiji bersubsidi dengan yang nonsubsidi dan dijual dengan harga nonsubsidi. (Yoga)


Tags :
#BBM #Isu Lokal
Download Aplikasi Labirin :