;

Impian Makmur Bersama di Indo-Pasifik

Ekonomi Yoga 27 Feb 2022 Kompas
Impian Makmur Bersama di Indo-Pasifik

Perancis sebagai ketua bergilir Uni Eropa menginisiasi pertemuan para menteri luar negeri ASEAN, UE, dan sejumlah negara Indo-Pasifik di Paris. Menlu RI Retno LP Marsudi di hadapan peserta forum mengatakan, Indonesia menyadari sepenuhnya pentingnya pertumbuhan Indo-Pasifik bagi perekonomian dunia. Namun, tanpa perdamaian dan stabilitas dan tanpa menghormati hukum internasional, semua potensi itu hilang dan tidak ada gunanya. Menlu Retno menyadari, setiap negara memiliki cara berbeda dalam memandang Indo-Pasifik. Namun, berbagai cara pandang itu merupakan bukti adanya kepentingan yang menyatu dalam mempromosikan stabilitas sekaligus mengatasi tantangan yang mereka hadapi. Di tengah dinamika itulah, menurut dia, semakin mendesak sifatnya untuk menyinergikan berbagai inisiatif tersebut.

Sebagaimana pidato Menlu AS Antony J Blinken, di UI Desember Tahun lalu, “Indo-Pasifik adalah kawasan dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia. Indo-Pasifik adalah rumah bagi lebih dari separuh penduduk dunia. Tujuh dari 15 ekonomi terbesar ada di kawasan ini”. UE pun meningkatkan keterlibatan strategisnya di kawasan vital Indo-Pasifik itu  dengan berkontribusi pada stabilitas kawasan, keamanan, kemakmuran, dan pembangunan berkelanjutan Indo-Pasifik, sejalan dengan prinsip demokrasi, supremasi hukum, hak asasi manusia, dan hukum internasional, kata Menlu Perancis Jean-Yves Le Drian pada konferensi pers penutupan forum di Paris itu. Kepala Kebijakan Luar Negeri UE Josep Borrell mencatat ”dialog khusus” yang sudah berlangsung lama antara UE dan China. Ia menekankan pentingnya kawasan Indo-Pasifik layaknya ”aorta” bagi Eropa dengan 40 % perdagangan UE melewati perairan kawasan itu.


Download Aplikasi Labirin :