Optimalisasi Tol Laut Jadi Tantangan
Tol laut merupakan alat transportasi logistik berupa kapal Kemenhub untuk pengiriman secara cepat di wilayah pedalaman atau terpencil. Waktu pengiriman diklaim bisa lebih cepat dan biayanya murah. Ardian dari merauke, dalam testimoni Forum Bisnis ”Kemudahan Distribusi Logistik melalui Tol Laut dalam Mendukung UMKM,” membantu petani mengirim hasil pertanian, semula 1-2 kontainer per bulan, kini 24 kontainer per bulan, terutama beras. Beras dari Merauke dikirim ke wilayah lain di Papua seperti Timika, Fakfak, Nabire, Jayapura, Sorong, bahkan di Pegunungan Tengah. Dengan adanya tol laut, pengiriman bisa dilakukan secara maksimal. Bahkan, pasokan beras di Merauke sempat kurang karena memenuhi permintaan pasar di wilayah timur Indonesia.
Bahrudin Do Dasim, perwakilan shipper atau agregator logistik PT Arta Jaya Logistik Morotai menuturkan, sebelum program tol laut berjalan, pengiriman barang hanya dapat dilakukan ke pelabuhan terdekat dengan jumlah terbatas. Pasca-tol laut, jumlah muatan dan jangkauan pengiriman menjadi lebih luas. Keberadaan tol laut membuat pengusaha lokal mendapatkan tarif yang terjangkau. Begitu pula harga produk yang dibeli, dari Surabaya misalnya, bisa lebih terjangkau, dan menstabilkan harga barang di Morotai. Sebaliknya, komoditas yang dihasilkan oleh pengusaha di Morotai pun bisa mudah dikirim ke Pulau Jawa. Produk yang dikirim ke Jawa ini antara lain komoditas kopra, ikan laut, kelapa, rumput laut, dan arang tempurung kelapa. Prospek usaha pun semakin terbuka karena pengiriman lebih tepat waktu.
Sayangnya, data Kemenhub menunjukkan, dalam tiga tahun terakhir, pemanfaatan tol laut ini terlihat belum seimbang. Jumlah angkutan berangkat 2021 sebanyak 18.011 TEUs. Sementara pemanfaatan angkutan balik dari wilayah timur ke barat tahun 2021 sebanyak 5.869 TEUs. Padahal, untuk mendorong pemanfaatan angkutan balik, pemerintah memberikan stimulus khususnya bagi muatan balik di wilayah timur sebesar 50 % dari muatan berangkat. Kini, tol laut masih menghadapi tantangan, mulai dari sosialisasi pemanfaatannya hingga implementasi teknologi. (Yoga)
Tags :
#TransportasiPostingan Terkait
Eskalasi Konflik Amerika Serikat – Iran
Akses Terputus, Warga Enggano Menjerit
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023