Warung Kelontong Didorong Masuk Ekosistem Digital
Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan laman pemasaran bisnis ke bisnis GudangAda menjalankan program Satu Juta Warung Melek Digital, dengan memberi pelatihan pemasaran hingga membantu pemilik warung berjualan di platform perdagangan secara elektronik atau e-dagang. Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat peluncuran program, Jumat (11/2) mengatakan, pandemi Covid-19 berdampak buruk bagi kelangsungan bisnis UMKM ataupun warung. Berdasarkan survei Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) UI dan Badan Pembangunan PBB (UNDP) tahun 2020, lebih dari 88 % UMKM mengalami penurunan margin keuntungan selama awal pandemi hingga Agustus 2020. Selama ini, melalui Jakpreneur, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, UKM DKI Jakarta telah aktif melatih, mendampingi, dan membantu perizinan hingga permodalan UMKM. Total peserta yang terlibat mencapai 293.000 UMKM.
Chief Business Development GudangAda Andre Widjaja mengatakan, program Satu Juta Warung Melek Digital adalah bagian dari mendukung gerakan nasional UMKM Go Online sebanyak 30 juta unit usaha pada 2030, yang juga melibatkan komunitas Jakpreneur. Menurut dia, meski berkontribusi besar terhadap PDB, masih ada UMKM, termasuk warung kelontong, yang belum terliterasi digital. Diharapkan setelah mengikuti pelatihan, mereka dapat kulakan, berjualan, hingga bertransaksi menggunakan layanan keuangan digital. Untuk pelatihan, materi akan diberikan oleh 800 orang dari tim GudangAda. Secara sistem teknologi, layanan jual-beli barang di GudangAda juga sudah dilengkapi dengan gudang yang tersebar di 514 kabupaten/kota. Sales Manager PT Tokai Dharma Indonesia Mohammad Rosyid menyampaikan, sebagai manufaktur, kemitraan Tokai Dharma Indonesia dengan GudangAda berdampak positif untuk menjangkau pedagang di seluruh Indonesia. (Yoga)
Tags :
#Digital Ekonomi umumPostingan Terkait
Meningkatkan Pendapatan dari Pajak Digital
Pemerintah Siap Sasar Pajak Pedagang Online
Perjuangan Jakarta untuk Tumbuh 6% di 2026
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023