Dugaan Penimbunan di Tengah Kelangkaan
Kelangkaan minyak goreng dan harga yang belum beragam masih berlanjut di berbagai daerah. Minim pasokan yang terjadi sejak pertengahan Januari lalu ditengarai di picu oleh penimbunan barang ditingkat produsen dan distributor. Berdasarakan data Kementerian Perdagangan yang dimuat dalam majalah Tempo edisi pekan ini, sepanjang awal Januari lalu, stok minyak goreng menumpuk di gudang produsen dan distributor. Hingga 3 Februari lalu stok minyak goreng menumpuk 628 juta liter atau setara dengan kebutuhan 1 bulan 10 hari karena rerata kebutuhan bulanan nasional hanya 412 juta liter. Penimbunan ini berawal dari terbitnya Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 1 Tahun 2022 tentang pengadaan minyak goreng sebanyak 200 juta liter per bulan, lalu menjualnya seharga Rp 14 ribu per liter. Indikasi penimbunan kian kuat dengan adanya temuan Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat. "Kasusnya ada dan sedang dilakukan penyelidikan," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Cianjur. (Yetede)
Tags :
#MinyakPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023