;

Sektor Infrastruktur: Saham Kontraktor Berbalik Arah

08 Feb 2022 Bisnis Indonesia
Sektor Infrastruktur: Saham Kontraktor Berbalik Arah

Kinerja saham emiten-emiten kontraktor yang kompak menghijau dalam sepekan terakhir menjadi sinyal meningkatnya minat investor untuk mentransaksikan saham-saham di sektor ini. Sentimen kontrak anyar, proyek raksasa Ibu Kota Negara (IKN) baru, aksi divestasi aset, dan liabilitas yang besar masih akan membayangi gerak sahamnya. Pada penutupan perdagangan Senin (7/2), saham PT Jaya Konstruksi Manggala Putra Tbk. (JKON) terpantau melaju 12,38% menjadi Rp118. Selanjutnya, saham PT PP (Persero) Tbk. menguat 4,06% menjadi Rp1.025, saham PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI) menguat 2,31% menjadi Rp885. Secara month-to-date, saham PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT) dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. bahkan sudah naik dobel digit masing-masing 13,68% dan 10,14%. Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan mengatakan saham-saham emiten konstruksi pelat merah masih dapat dicermati pada tahun ini dengan asumsi tidak ada gelombang Covid-19 yang dapat merusak prospek kembalinya aktivitas ekonomi normal.

Di sisi lain, analis Henan Putihrai Sekuritas Robertus Hardy menilai pergerakan harga emiten kontraktor masih kekurangan sentimen positif. Adapun, kesulitan likuiditas di beberapa perusahaan masih menjadi perhatian investor. Potensi raihan kontrak baru yang lebih tinggi setelah pembatasan sosial dilonggarkan juga menjadi angin segar bagi industri konstruksi. “Kami optimistis perolehan kontrak baru dari emiten kontraktor BUMN sudah mencapai titik terendahnya pada 2021.” Mirae Asset Sekuritas memberikan posisi overweight untuk saham-saham emiten kontraktor dengan top pick saham WSKT dengan target harga Rp1.000.

Download Aplikasi Labirin :