;

Target Investasi 2022 Dinilai Ambisius

Ekonomi Yoga 17 Jan 2022 Kompas
Target Investasi 2022
Dinilai Ambisius

Target awal realisasi investasi 2022 dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 sebenarnya Rp 968,4 triliun, namun Presiden Jokowi meminta Kementerian Investasi  menaikkannya hingga Rp 1.200 triliun demi menopang target pertumbuhan ekonomi kembali di atas 5 % pada 2022. Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics Mohammad Faisal (16/1), menilai target  Rp 1.200 triliun itu sulit dicapai, terlalu tinggi dan ambisius, terutama mengingat pandemi yang belum usai. Dari data Kementerian Investasi Januari-September 2021, capaian investasi Rp 659,4 triliun atau 73,3 % target Rp 900 triliun. Laju investasi melambat pada triwulan III-2021 akibat merebaknya varian Delta Covid-19 dan diberlakukannya PPKM darurat pada Juli-Agustus 2021.

Direktur Eksekutif Institute for Development on Economics and Finance Tauhid Ahmad berpendapat, peningkatan target realisasi investasi 33 % dari tahun 2021 ke tahun 2022 itu melampaui target yang biasanya dipasang pemerintah sebelum pandemic, dimana biasanya Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) memasang kenaikan target konvensional di kisaran 11 %. Di sisi lain, kinerja investasi 2 tahun terakhir banyak terbantu realisasi investasi mangkrak. Waketum Kadin Indonesia Shinta W Kamdani menilai, target investasi Rp 1.200 triliun dari Rp 900 triliun sangat ambisius. ”Target ini memang ambisius, tetapi to be fair, kita belum pernah melakukan reformasi struktural besar-besaran. Kita juga belum pernah menjadi tuan rumah G-20. Jadi, kami tetap optimistis sambil terus bekerja keras mencapai target itu,” katanya. (Yoga)


Download Aplikasi Labirin :