Menguatkan Kontribusi Industri Tekfin
Tahun 2021 menjadi penanda industri teknologi finansial (tekfin) kian digandrungi publik. Kontribusinya kian signifikan dalam ekonomi digital dan UMKM. Industri pinjaman daring atau peer-to-peer (P2P) lending, berdasar data OJK hingga November 2021, penyaluran pinjamannya Rp 142,36 triliun, tumbuh 119,85 % secara tahunan (year on year/yoy), akun penggunanya naik mencapai 72,64 juta. Menurut data BI, transaksi pembayaran digital melalui QR Code Indonesian Standard mencapai13,4 juta merchant seluruh Indonesia dan 95 % merupakan UMKM.
Dalam e-Conomy SEA 2021, Google, Temasek, dan Bain & Company menyatakan. potensi ekonomi digital Indonesia 146 miliar USD pada tahun 2025. Nilai ekonomi digital Indonesia adalah yang terbesar di Asia Tenggara. Dalam The 3rd Indonesia Fintech Summit 2021, Wapres RI Ma’ruf Amin menyatakan, sektor keuangan digital di Indonesia tumbuh 8 kali lipat pada 2030, dari Rp 600 triliun menjadi Rp 4.500 triliun. Menurut FinTech Control Tower, hingga kuartal ketiga 2021, total investasi di tekfin mencapai 34,4 miliar USD, naik 173 % dibandingkan kuartal yang sama tahun 2020.
Tags :
#Digital Ekonomi umumPostingan Terkait
Pemerintah Siap Sasar Pajak Pedagang Online
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Danantara Gencar Himpun Pendanaan
Transaksi Digital Melaju Kencang
Transformasi Digital Dorong Perluasan Retail
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023