Tahun Investasi Ekuitas
Inflasi yang naik dimana-mana ini pertanda baik, mencerminkan kembali bergairahnya perekonomian global maupun domestik. Dana asingpun masuk lagi ke pasar modal kita, tak melulu mengendap di obligasi pemerintah, namun juga dipastikan mengalir lebih deras ke instrumen saham. Indikasi lonjakan pertumbuhan ekonomi, tergambar jelas dari inflasi yang menguat, yang tidak hanya didorong naiknya ongkos produksi (cost-push inflation) namun juga kuatnya daya beli (demand- inflation). Di Amerika Serikat, bank sentral The Federal Reserve (The Fed) sudah mempercepat pengurangan pembelian aset, plus siap-siap menaikkan suku bunga untuk mengendalikan kenaikan inflasi. Yang lebih menggembirakan ekspor kita sudah didominasi produk manufaktur, yang memiliki nilai tambah lebih tinggi. Kebijakan hilirisasi sumber daya alam dengan larangan ekspor biji nikel, misalnya memaksa perusahaan ramai-ramai mendirikan smelter untuk pemurnian dan pengolahan. (Yetede)
Tags :
#EkonomiPostingan Terkait
Menakar Daya Tahan Momentum Elektrifikasi
Pinjaman Bank Kini Lebih Mahal daripada Obligasi
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023