Klaim Keberhasilan Operasi Intelijen Pun Berbalas Bantahan
Keterangan Kedubes Iran di Jakarta terkait Ghassem Saberi Gilchalan (12/12) via Whatsapp petugas Diplomasi Publik-nya, Ali Pahlevani Rad, tentang aktivitas intelijen Gilchalan di Indonesia, setelah tulisan ke 4 Gilchalan, ”Kedok Membangun Basis Intelijen di Bali” diikuti promo ”Operasi Intelijen yang Diklaim Berhasil”. Surat Kedubes Iran ditanda tangani Kabag Diplomasi Umum Kedubes Iran Bita Zolali, sangkal operasi intelijen Gilchalan. Walau Gilchalan klaim operasinya di Indonesia berhasil, dalam pengakuan tertulis berbahasa Persia untuk penegak hukum atau saat ditemui Kompas di LP Pemuda Kelas IIA Tangerang, misinya bebaskan tanker Iran, MT Horse yang diadili di Batam dan disita Bakamla di perairan Kalimantan, Januari 2021 karena langgar alur pelayaran, bermuatan 1,8 juta barel minyak mentah, senilai Rp 25 miliar. MT Horse disita saat pindahkan muatan minyaknya ke tanker berbendera Panama, MT Freya.
Gilchalan direkrut Sayed Alireza Mir Jafari untuk ke Indonesia, lalu urus izin tinggal, sebab , tanker MT Horse harus bebas, dengan bekal 10.000 dollar AS (Rp 140 juta). Setibanya di Indonesia, Jafari memintanya ubah tujuan dari Batam ke Bali karena tanker akan bebas. Gilchalan tak sebut cara bebaskan tanker MT Horse. Hasil ekstraksi 11 ponselnya oleh penegak hukum ditemukan foto MT Horse serta foto tiga pejabat pertahanan dan militer Indonesia, serta percakapan Whatsapp dengan seseorang di Batam terkait pembebasan tanker, juga dokumen penawaran jasa konsultasi strategis dan bantuan hukum dari Perkasa pada Tulip Shipping Ltd, pemilik terdaftar MT Horse. Dengan proposal 300.000 dollar AS ( Rp 4,2 miliar), namun tak berbuah kesepakatan, kata Ketua Perkasa Mayjen (Purn) Andogo Wiradi. (Yoga)
Tags :
#IntelijenPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023