Hingga Oktober, Penyerapan Batu Bara Dalam Negeri Capai 110 juta
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan penyerapan batu bara dalam negeri (Domestic market obligator/DMO) hingga akhir Oktober kemarin mencapai 110 juta ton. Realisasi tersebut sekitar 80% dari kuota DMO tahun ini yang mencapai 138 juta ton. Sedangkan volume produksi batu bara hingga akhir Oktober mencapai 512 juta ton atau sekitar 82% dari target tahun ini sebesar 625 juta ton.
Permasalahan lain yang dihadapi pembangkit listrik dalam menyerap batu bara yakni fasilitas jetty yang belum memadai serta keterbatasan tongkang. Pihaknya pun mendapati kontrak jangka pendek PLN dengan penyelia batu bara. "Kami usulkan ke PLN untuk kontrak jangka panjang dan membeli langsung ke perusahaan tambang tidak melalui trader,"ujarnya.
Di acara yang sama Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini menuturkan realisasi penyerapan batu bara ke pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) hingga akhir Oktober mencapai 93,2 juta ton. Adapun rinciannya sebanyak 55,5 juta ton terserap pembangkit milk PLN dan 37,6 juta ton pembangkit milik pengembang listrik swasta. "Diproyeksikan kebutuhan hingga akhir 2021 ini yang mencapai 115,6 juta ton," tuturnya. (Yetede)
Tags :
#Batu BaraPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023