Pengusaha Dukung Pencapaian Net Sink Sektor Kehutanan
Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) siap mendukung target penyerapan karbon lebih tinggi dibanding emisi gas rumah kaca (GRK) dari sektor hutan dan penggunaan lahan (Net Sink FoLU). Pada 2030 sebagaimana ditetapkan pemerintah untuk mendukung pencapain Net Sink, pelaku usaha mengimplementasikan skema multiusaha kehutanan. Ketua APHI Indroyono Soesilo menyatakan, berdasarkan skema tersebut, usaha perhutanan tidak hanya fokus pada hasil hutan kayu tetapi juga pada pemanfaatan hasil hutan bukan kayu.
Chief Sustainability Officer APP Sinar Mas Elim Sritaba menyatakan, APP Sinar Mas dan mitranya dengan dukungan Pemerintah Indonesia berkomitmen berkontribusi dalam pencapaian target pengurakan emisi GRK seperti tertuang dalam Nationally Determined Contribution. Sementara itu, Direktur Usaha Hutan Produksi KLHK Istanto menambahkan, saat ini ada sekitar 33.20 juta ha hektar produksi yang dibebani konsep PBPH.
Sedangkan Sekretaris Ditjen Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (karhutla) KLHK Sugeng Priyanto mengatakan, mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan sudah menjadi prioritas pemerintah dan merupakan salah satu upaya dalam menurunkan emisi GRK dari sektor FoLU. Pencegahan karhutla harus melibatkan pihak swasta dan masyrakat sekitar hutan , agar pencegahan berjalan optimal maka diperlukan penegakan hukum sehingga menimbulkan efek jera kepada pelaku. (Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023