Bergeser ke Luar Jawa
Tempo, Jakarta - Daya tarik investasi di luar Pulau Jawa di mata investor terus meningkat. Kementrian Investasi mencatat persebaran penanaman modal di area tersebut kembali naik pada triwulan III 2021, yakni mencapai Rp 112,5 triliun atau setara dengan 51,9 persen dari target investasi, tumbuh 1,9 persen secara tahunan. Tren tersebut disebabkan oleh masifnya pembangunan infrastruktur yang kian merata sehingga investor terpikat oleh kemudahan akses yang dimiliki.
Investasi asing atau penanaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) yang menjangkau luar Jawa juga efektif menciptakan kawasan ekonomi baru. Pemerintah setempat memang berkomitmen menyambut serta memfasilitasi kalangan pelaku usaha yang ingin menanamkan modal dengan aman, nyaman dan berkelanjutan. Terdapat beberapa faktor lain yang menyebabkan kurangnya minat investasi, khususnya oleh pemodal asing. Faktor itu diantaranya koordinasi birokrasi antar lembaga, pemerintah pusat, dan daerah termasuk kemudahan dalam implementasi sistem Online Single Submission (OSS) berbasis risiko.
Tags :
#Investasi lainnyaPostingan Terkait
Menakar Daya Tahan Momentum Elektrifikasi
Ketahanan Investasi di Sektor Hulu Migas
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Langkah Ekspansi dan Divestasi Perusahaan
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023