Ekosistem Digital Bantu Kurangi Kesenjangan UMKM
Akses kependanaan menjadi salah salah satu cara untuk membantu usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk tumbuh secara berkelanjutan. Namun, tanpa ekosistem digital, masih sulit bagi perbankan untuk menjangkau mereka. Hal tersebut mengemuka dalam diskusi panel bertajuk Inklusi Finansial Digital dalam mengurangi Kesenjangan, dalam webinar World Business Angel Investors Week (WBAW) pertama di Indonesia dengan tema besar Diplomasi Bisnis untuk Kewirausahaan Internasional (Business Diplomacy International Intepreneurship) di Jakarta pada Kamis, 21 Oktober 2021. Diskusi pada sesi ketiga atau terakhir itu dipandu oleh Anthony Wonsono, deputi CEO Alami, Dima Djani, menjelaskan, tanpa ekosistem digital, sangat sulit bagi lembaga keunagna untuk menjangkau mereka yang tidak terjamah perbankan, khususnya mereka yang tinggal di pedesaan.
"Dan ini hanya dapat dilakukan dengan ekosistem digital yang sudah berjalan. Dan sekarang, banyak lembaga keuangan digital atau tekfin yang memiliki solusi finansial yang embedded untuk membantu mereka," kata Dima. Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johhny G Plate yang diwakili Staf Khusus Menkominfo Bidang Digital dan Sumber Daya Manusia Deddy Permadi mengatakan, dalam pengupayakan transformasi digital yang inklusif dan berkelanjutan, Indonesia tengah menggelar infrastruktur digital diseluruh Indonesia. "Ini semua tidak hanya untuk revolusi industri 4,1 tapi juga meningkatkan transformasi digital dengan meningkatkan utilitas data dan teknologi-teknologi baru, sehingga dapat menjadi momentum bagi inovasi dan utilitasi data," kata Deddy. (yetede)
Tags :
#Digital Ekonomi umumPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023