Perusahaan Sadar ICT Tanjung Bisnis Maju
JAKARTA, TRIBUN - Berdasarkan hasil riset yang dilakukan MarkPlus bersama Smartfren Business pada Juli - Agustus 2021, perusahaan lintas sektor telah menyadari bahwa Teknologi Informasi dan Komunikasi (Information and Communication Technology/ICT) dapat menunjang kemajuan dalam proses bisnis.
Business Analyst MarkPlus James Pratama mengatakan riset tersebut menemukan bahwa stakeholder lintas industri memiliki perhatian dan minat yang tinggi untuk mengembangkan teknologi yang berkaitan dengan manajemen pelanggan.
"ICT yang berkaitan dengan customer management menjadi prioritas saat ini, disusul oleh teknologi ICT yang berkaitan dengan manajemen data," kata James dalam virtual media gathering "Marketeers Insight: Business Digitalization Trend in Pandemic Era", Rabu.
Dia menambahkan, teknologi digital yang telah berkembang saat ini dapat membantu perusahaan atau enterprise unggul dalam berbagai aspek, mulai dari segí manajemen sumber daya manusia (SDM), manajemen aset, manajemen komunikasi, manajemen pelanggan, dan manajemen data.
Teknologi yang berkaitan dengan manajemen pelanggan, kata James, telah cukup banyak diadopsi oleh para enterprise. Namun, pengembangan teknologi prediktif dan business intelligence msih dalam tingkat sedang. Sedangkan teknologi yang mendukung ekosistem digital, customer relationship management (CRM), dan complain management sudah terbilang mapan namun tingkat adopsinya masih relatif rendah.
Oleh karena itu, lanjut James, bekerja sama dengan mitra di bidang IT menjadi salah satu solusi yang menguntungkan bagi enterprise. Dengan adanya mitra dan layanan in-house managed service, enterprise dapat berfokus pada sektor esensial yang menjadi core bisnis masing-masing, dan menyerahkan masalah IT mereka pada mitranya.
Melihat itu, Smartfren Business menyatakan bahwa pihaknya telah berkomitmen menjadi solusi bagi partner di bidang teknologi dengan ruang lingkup tiga pilar strategi, yaitu Core Telco, ICT, dan Internet of Things (IoT).
CEO Smartfren Business Ranga Kalyanasundaram mengatakan, perusahaannya telah menjalin kerja sama dengan berbagai perusahaan besar seperti Microsoft, Google Cloud, Alibaba Cloud pada sektor teknologi Cloud.
Selain itu, Ranga mengatakan, Smartfren Business juga bekerja sama dengan perusahaan besar lain di sektor teknologi hardware, ZOOM unified conferencing, security, managed wifi, hypersca ler, Fiber in The Air, IoT, dan Omni Chanel.
Dalam pengembangan teknologi digital, banyak enterprise yang kesulitan mengintegrasikan sistem dengan proses bisnis, sulit mengembangkan SDM, hingga keandalan dari teknologi itu sendiri. Sehingga, kata Ranga, Smartfren Business memiliki layanan-layanan yang mampu mempermudah integrasi teknologi dalam bisnis yang mencakup keseluruhan proses.
Postingan Terkait
Menakar Daya Tahan Momentum Elektrifikasi
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023