;

Ekspor Sumsel Naik 14 Persen

18 Sep 2021 Sumatera Ekspres
Ekspor Sumsel Naik 14 Persen

PALEMBANG - Meski dalam situasi pandemi Covid-19, pertumbuhan ekspor Sumsel cukup menggembirakan. Diiringi peningkatan ekspor beberapa komoditas. Wakil Gubernur Sumsel, H Mawardi Yahya bersyukur situasi pandemi terus turun, aktivitas ekspor ke Singapura dan peti kemas meningkat.

"Saya bangga dengan kapasitas Pelabuhan Boom Baru saat ini yang sudah lebih tinggi dari Pelabuhan Lampung," ujarnya saat memimpin upacara peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Ke-50 Tahun di Dermaga Pelindo II Cabang Palembang, Jumat (17/9).

Harapannya ini terus didorong dengan dibangunnya Pelabuhan Samudra Tanjung Api-Api. "insya Allalh, ground breakingnya dicanangkan Presiden akhir tahun ini, jelas Mawardi. Progresnya saat ini sudah pada hasil Kepres Presiden.

Dia menilai, banyak pelabuhan provinsi lain yang memiliki peralatan dan fasilitas. Namun sejak pembangunan Pelabuhan Boom Baru justru belum pernah tersentuh perbaikan. Karena itu, harapannya Pelabuhan di Tanjung Api-Api segera terealisasi.

General Manager PT Pelindo lI Cabang Palembang, Silo Santoso, mengungkapkan pertumbuhan ekspor Sumsel cukup menggembirakan. "Ekspor kita semester 1 tahun ini meningkat 14 persen dari tahun sebelumnya. Pada kondisi pandemi, ekspor masih bisa terlayani, sehingga pertumbuhannya positif," tukasnya.

Kebanyakan komoditas yang diekspor pertanian, seperti karet dan kelapa yang memberi kontribusi besar, selain minyak CPO. Hampir 80 persen didominasi ekspor karet latex. Di sisi lain, tingkat ekspor mendominasi 60 persen ketimbang impor. "Kemarin sudah ada satu lagi kapal baru masuk Palembang, membawa barang impor dari Singapura. Sore sandar dan tadi subuh sudah berangkat lagi membawa komoditi karet sekitar 300 kontainer," katanya.

Total kapasitas kontainer di Pelabuhan Boom baru lebih banyak 25 persen dari Pelabuhan Lampung. Sehingga, dalam seminggu ada 2-3 kapal ke Singapura dan 3-4 kapal ke Jakarta. Untuk pelaksanaan Pelabuhan lanjung Carat, pihaknya masih menunggu keputusan pemerintah pusat.


Tags :
Download Aplikasi Labirin :