;

Investasi Sektor Pariwisata, RI Incar US$151 Juta

Ekonomi Yuniati Turjandini 30 Sep 2021 Bisnis Indonesia
Investasi Sektor Pariwisata, RI Incar US$151 Juta

Pemerintah membidik investasi senilai US$151,03 juta untuk sektor pariwisata. Investasi tersebut merupakan bagian dari 32 proyek prospektif yang akan ditawarkan Indonesia kepada investor. Adapun total nilai investasi dari seluruh proyek prospektif ini mencapai US$10,4 miliar. Proyek-proyek tersebut menjadi dua katagori, yakni prastudi kelayakan atau prefeasibility study (Pre-FS), serta proyek investasi yang siap ditawarkan atau investment project ready to officer (IPRO).

Deputi Perencanaan Investasi Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Nurul Ichwan mengatakan  bahwa proyek investasi di sektor periwisata merupakan proyek prefeasibility study. Enam proyek prospektif di sektor pariwisata pada tahun lalu tersebut di enam lokasi. Pertama, proyek pengembangan area di Likupang, Sulawesi Utara dengan nilai investasi mecapai US$64 miliar.. Kedua, proyek pembangunan penginapan (cottage) di Wakotobi Sulawesi Tenggara senilai US$3,4 juta.

Ketiga, proyek hotel dan villa di Labuan Bajo, NTT dengan nilai investasi US$28,7 juta. Keempat, proyek hotel dan resot di Mandalika, NTB senilai US$32 juta. Kelima, proyek live on board di atas kapal di Raja Ampat, Papua Barat dengan nilai investasi US$1,9 juta. Keenam, proyek hotel dan MICE (Meeting, incentive, convention, exhibition) di Borobudur Jawa Tengah dengan Investasi senilai US$20,5 juta. Sementara itu Duta Besar Indinesia untuk Singapura Suryo Pratomo mengajak para investor dari negara tetangga itu untuk melakukan kegiatan penanaman modal di sejumlah disektor industri yang kini tengah berkembang di Indonesia. (yetede)

Tags :
#Dalam Negeri
Download Aplikasi Labirin :