Bisnis Logistik, Kemujuran Di Tengah Hawar
Di antara segelintir bisnis yang mampu menuai 'buah manis' kala pandemi Covid-19, terdapat sektor logistik yang ikut moment keuntungan. Pemain di sektor logistik pun beramai-ramai berekpansi kendati masih di bawah bayang-bayang pandemi. Beberapa perusahaan yang melebarkan sayap bisnis a.I. KAI Logistik, PT Blue Bird Tbk, PT Pos Indonesia, dan Daytrans, anak perusahaan PT WEHA Transportasi Indonesia Tbk. Menurut Senior Consultant Supply Chain Indonesia (SCI) Sugi Purnoto, saat ini pertumbuhan bisnis logistik dipicu oleh perkembangan digital atai teknologi informasi.
"Secara pemetaan sekarang pertumbuhan itu ditopang oleh dua sektor, yaitu pertumbuhan dari sisi market yang berbasis teknologi informasi, dalam hal ini marketplace, dan logistik yang memang didorong oleh kegiatan secara fisik dalam kegiatan logisitk itu sendiri," katanya, Minggu (19/9). Selain itu, tambahnya, bisnis logistik disumbang oleh sektor bangunan yang dipicu oleh stimulus pajak pertambahan nilai pembelian rumah yang ditanggung pemerintah (PPN-DPT) hingga 100% untuk unit dibawah Rp 2 miliar.
Kendati begitu, pertumbuhan bisnis logistik tidak merata, mengingat beberapa sektor, khususnya ritel, justru turun selama pandemi yang harus memangkas target pertumbuhan. Baru-baru ini sejumlah pelaku bisnis melakukan inovasi baru dalam meningkatkan layanan logistiknya. Daytrans meluncurkan layanan baru, yaitu pengiriman paket ke seluruh destinasi di Indonesia. Market Communication WEHA Yohanes Julianto mengatakan penambahan layanan ini sangat penting dalam strategi pengembangan bisnis Daytrans ke depan karena dapat menguatkan brand image di mata pelanggan.
Pada Layanan Kurir, KAI Logistik juga telah melakukan beberapa pendekatan, yaitu menghadirkan KALOG+, serta penjajakan dengan berbagai pihak. Pada saat yang sama, Blue Bird yang dikenal sebagai layanan transportasi darat kini memperluas jangkauan layanan logistik ke 16 kota. Terbaru PT Pos Indonesia juga mulai melakukan terobosan menyiasati persaingan bisnis yang sangat ketat. Direktur Bisnis Kurir dan Logistik Pos Indonesia Siti Choiriana mengatakan kerja sama akan memperkuat bisnis kiriman antar kedua perusahaan. (yetede)
Tags :
#TransportasiPostingan Terkait
Menakar Daya Tahan Momentum Elektrifikasi
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023