Pakar Pertahanan: Agresi Tiongkok Memicu Pakta Keamanan Trilateral
Pakar pertahanan Peter Jennings mengatakan, langkah-langkah Tiongkok yang semakin agresif dan tegas berkontribusi pada pembentukan pakta keamanan trilateral baru antara Amerika Serikat (AS), Inggris, dan Australia. Kemitraan baru yang diumumkan pada Rabu (15/9), merupakan usaha untuk memperkuat stabilitas di kawasan Indo-Pasifik. Dari pakta ini, AS dan Inggris akan membantu Australia memperoleh kapal selam bertenaga nuklir, yang bakal membantu angkatan laut Australia melawan kapal-kapal bertenaga nuklir milik Tiongkok di wilayah tersebut. Namun, ketiga negara itu menepis gagasan bahwa kemitraan yang dijalin ditujukan khusus untuk Tiongkok. "Saya dapat meyakinkan Anda bahwa semua itu tidak akan berjalan jika bukan karena yang telah agresif dan tegas yang dilakukan oleh Presiden XI Jimping selama setengah dekade terakhir atau lebih", ujar Jennings, yang juga Direktur Eksekutif Lembaga Riset (thing tang) Australian Strategic Policy Institute, kepada CNBC pada Kamis (16/9).
"Tiongkok adalah masalah strategis di kawasan ini. Saya yakin Beijing tidak akan menyukai perkembangan ini, tetapi apa yang mereka harapkan? Sudah pasti terjadi bahwa negara-negara dikawasan ini akan berusaha memperkuat diri mereka sendiri untuk menghadapi Tiongkok yang lebih agresif, dan terus terang itulah yang terjadi dengan pengumuman ini," demikian penjelasan Jennings. Sementara itu, Derek Grossman, analisi pertahanan senior dari RAND Corporation, mengatakan Tiongkok dapat menggunakan sanksi ekonomi sepihak sebagai respon atas pengelompokan keamanan baru tersebut. Seddangkan para ahli geopolitik mengungkapkan bahwa Taiwan merupakan salah satu titik kritis paling berbahaya dalam persaingan strategi antara AS dan Tiongkok. Menurut Jennings, penting untuk membangun efek pencegahan yang kuat di kawasan Indo-Pasifik sehingga Tiongkok bakal menyimpulkan bahwa tidak ada gunanya mengejar permainan militer melawan Taiwan. (yetede)
Postingan Terkait
Lubang di Balik Angka Manis Surplus Perdagangan
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023