;

Produk Oleokimia, Peluang Ekspor Terbuka Lebar

Ekonomi Yuniati Turjandini 11 Sep 2021 Bisnis Indonesia
Produk Oleokimia, Peluang Ekspor Terbuka Lebar

Peluang Indonesia untuk memperbesar ekspor produk oleokimia masih terbuka lebar seiring dengan berkurangnya hambatan di negara tujuan utama. Direktur Ekspor Produk Pertanian dan Kehutanan Kementerian Perdagangan Asep Asmara menjelaskan bahwa sejumlah produk sawit telah diselamatkan dari hambatan perdagangan itu adalah penghentian pengenaan bea masuk antidumping (BMAD) pada produk fatty alcohol oleh Uni Eropa. "Ada beberapa yang diselamatkan sehingga untuk prospek kedepannya, kami optimis masih bisa meningkat," katanya, Kamis (9/9)

Oleokimia adalah bahan kimia apapun yang berasal dari lemak. Contoh hasil olahan oleokimia yaitu mentega, sabun dan minyak goreng. Dalam lima tahun terakhir, nilai ekspor oleokimia menunjukkan tren pertumbuhan positif 9,57% dari US$2,61 miliar pada 2021. 

Ketua Umum Asosiasi Produsen Oleochemical Indonesia (Apolin) Rapolo Hutabarat mengemukakan bahwa sejauh ini tidak ada hambatan besar bagi ekspor produk oleokimia. Hambatan itu hanya untuk produk biodiesel dan dumping di Uni Eropa dan AS. Dia mengemukakan bahwa kebutuhan produk oleokimia sangat luas, mencakup kebutuhan industri kosmetik, industri kesehatan, pangan, dan pestisida. Kebutuhan yang luas ini diikuti pula dengan kemampuan produksi Indonesia yang meningkat. Dari kapasitas produksi yang tinggi ini, data Gapki menunjukkan bahwa sebagian besar oleokimia dikirim ke pasar ekspor. (YTD)

 


Tags :
#Ekspor
Download Aplikasi Labirin :