Pengiriman Ekspres, Kurir Tetap Sibuk Ketika PPKM
Jakarta - Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat selama hampir 2 bulan tidak selamanya berdampak negatif bagi dunia usaha. Kebijakan itu justru menaikkan volume pengiriman barang perusahaan jasa kurir. Sejumlah petugas konter di Kantor Pos Pemeriksa (KPRK) CIbinong, Jawa Barat masih aktif melayani pelanggan. Umumnya, petugas konter melayani pelanggan yang membawa barang untuk dikirim ke luar daerah. Sebagian petugas konter lainnya melayani pelanggan untuk transaksi yang masih dilakukan secara luar jaringan (luring).
Pengiriman barang melalui KPRK Cibinong terlihat meningkat sejak PT Pos Indonesia memberikan diskon biaya pengiriman paket domestik dan internasional untuk memperingati Hari Ulang Tahun ke-275 BUMN itu. Direktur Bisnis Kurir dan Logistik Pos Indonesia mengatakan bahwa kebijakan PPKM menaikkan volume barang yang dilayani perusahaan milik negara itu. Selama PPKM, tuntutan masyarakat makin tinggi khususnya pengiriman barang yang lebih cepat dan tepat waktu. Selain itu, masyarakat juga menginginkan kemudahan. Oleh karena itu, Pos Indonesia memanfaatkan momentum pembatasan untuk melakukan digitalisasi layanan melalui platform pengiriman supaya masyarakat tak perlu lagi harus mampir ke kantor pos. Saat ini, rata-rata pengiriman harian sudah mencapai 1 juta paket. Angka itu belum termasuk pertumbuhan yang dialami saat PPKM darurat.
Hingga paruh pertama tahun ini, BUMN mencatatkan kinerja positif sejalan dengan transformasi bisnis besar-besaran yang tengah dilakukan. Bahkan, diperkirakan hinga semester I/2021, realisasi target tersebut sudah melampaui lebih dari separuh target pada akhir tahun ini. Pertumbuhan di sektor kurir masih ditopang oleh barang yang berkaitan dengan kesehatan dan makanan, sedangkan sektor lainnya juga tumbuh kendati kecil.
Saat ini, Pos Indonesia juga memperkenalkan identitas Layanan Digital baru yaitu PosAja! dan Pospay. Direktur Utama PT Pos Indonesia mengatakan layanan digital kurir digarap untuk memperluas pasar milenial yang lebih modern. Saat ini Pos juga menggelar serangkaian program promosi bagi pengguna jasa BUMN itu. Salah satunya adalah program promosi diskon biaya kirim kilat khusus dalam rangka peringatan HUT ke-275 Pos Indonesia hingga 75% untuk tujuan domestik dan 27,5% untuk kiriman internasional. Peningkatan volume barang selama PPKM juga dialami Ninja Express.
Chief Marketing Officer Ninja Express mencatat ada permintaan pengiriman lebih dari 15 juta paket selama masa PPKM darurat yaitu mulai 25 Juli hingga 3 Agustus 2021. Pembatasan mobilitas masyarakat membuat logistik kembali memegang peranan penting sebagai media pengantaran. Jenis paket kecil merupakan barang yang berukuran maksimal 20x11x7 cm yang biasanya berisi kosmetik, aksesoris fashion seperti baju, jam tangan, kacamata dan lain-lain.
Tags :
#BisnisPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023