;

Impor Beras Tak Diagendakan 2022, Bulog Siap Serap 1,25 Juta Ton

Lingkungan Hidup Yuniati Turjandini 01 Sep 2021 Bisnis Indonesia
Impor Beras Tak Diagendakan 2022, Bulog Siap Serap 1,25 Juta Ton

Penyerapan beras sebanyak 1,25 juta ton dalam agenda Perum Bulog pada 2022 dengan asumsi tidak ada importasi tahun depan. Di sisi lain, adanya impor beras diluar penangan Bulog juga menjadi persoalan, karena dilakukan ditengah komitmen pemerintah untuk tidak mengimpornya dengan alasan produksi dan stok domestik memadai. Direktur utama Perum Bulog Budi Waseso mengatakan proyeksi awal penyerapan mengacu pada kemungkinan kebijakan pemerintah untuk tidak mendatangkan beras impor tahun depan.

Rencananya penyaluran beras pada tahun 2022 mencakup program ketersediaan pasokan dan stabilitas  harga (KSPH) sebesar 850.000 ton dan beras untuk golongan anggaran 100.000 ton. Volume beras yang masih tersimpan itu mencukupi untuk kebutuhan kegiatan KPSH atau operasi pasar maupun tanggap darurat bencana. Merujuk pada Peraturan Menteri Perdagangan  (Pemmendag) No.01/2018 tentang Ketentuan Ekspor dan Impor  Beras, importansi hanya diperkenankan untuk keperluan umum, hibah, dan keperluan lain.

Adanya impor beras khusus diluar Bulog di soroti Ketua Komisi IV DPR Sudin yang mengacu pada data BSP soal masuknya beras asing 41.600 ton selama Januari-Juli 2021 dari Vietnam. Terpisah, Direktur Jendral Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Oke Nurwan mengatakan nasib beras stock lama tergantung pada Perum Bulog. Dia enggan berkomentar lebih jauh karena Kementerian Perdagangan hanya mengawasi keamanan stock dan stabilitas harga komoditas tersebut. (YTD)

Tags :
#Beras
Download Aplikasi Labirin :