;

Teten Kembangkan 500 Koperasi Modern

13 Jul 2021 Tribun Sumsel
Teten Kembangkan 500 Koperasi Modern

PALEMBANG, TRIBUN - Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM) menggelar acara Peringatan Hari koperasi Nasional (Harkopnas) yang ke-74 secara virtual, Selasa (12/7/2021) yang diikuti audiens dari seluruh Indonesia.

Acara tersebut bertujuan memberikan sudut pandang baru serta kritik dan saran konstruktif dalam upaya optimalisasi peran koperasi dalam peningkatan skala ekonomi anggota dan masyarakat.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, mengatakan pandemi covid-19 tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan, namun juga pada sektor perekonomian.

Hal tersebut tercatat pada kuartal pertama tahun 2021, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih terkontraksi sebesar 0,74 % year on year (yoy). namun telah menunjukkan perbaikan dibandingkan kuartal empat tahun 2020 yang terkontraksi sebesar 2,19 %.

"Kita terus optimis survei berbagai lembaga riset mengindikasikan adanya peningkatan konsumsi masyarakat pada kuartal satu tahun 2021, hal ini menjadi peluang bagi pelaku usaha khusus advokasi dalam melayani anggotanya," jelasnya.

Pemerintah akan terus mendorong pemulihan ekonomi nasional dengan mengimplementasikan PP Nomor Tahun 2021 tentang kemudahan perlindungan dan pemberdayaan bagi koperasi dan UMKM.

"Kemudahan yang diberikan pemerintah melalui Peraturan Pemerintah Nomor lahun 2021, yaitu jaminan kredit program, perizinan usaha, kemitraan startegi, alokasi 40 % belanja pemerintah bagi koperasi dan UMKM, penyediaan 30 % infrastruktur publik bagi peluang usaha untuk koperasi UMKM," ujar Teten.

Selain itu juga ia menyampaikan, alokasi Pembiayaan perbankan kepada koperasi dan UMKM juga terus ditingkatkan menjadi 30% pada 2024 Plafon KUR tanpa agunan naik dari Rp 50 juta menjadi Rp 100 juta, di samping itu juga sedang dipersiapkan regulasi kredit bagi koperasi untuk platon awal maksimum Rp 500 juta naik menjadi Rp20 Miliar.

Teten Masduki melanjutkan, rencana pengembangan ekonomi Indonesia dalam 5 tahun kedepan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 menargetkan peningkatan kontribusi koperasi terhadap PDB Nasional sebesar 5,5 % dan pengembangan 500 koperasi modern pada tahun 2024.

"Guna mengejar target di atas, sekaligus rebranding koperasi sebagai entitas bisnis yang modern, kontributif dan kompetitif, Kami memiliki beberapa strategi yaitu, pengembangan model bisnis koperasi melalui korporatisasi pangan, pengembangan Factory Sharing dengan kemitraan terbuka, agar terhubung dalam rantai pasok, pengembangan Koperasi Multi Pihak, dan penguatan kelembagaan dan usaha anggota koperasi melalui strategi amalgamasi (spin off dan split oft).

Menurutnya, upaya dan pengembangan dan UMKM tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. "Sebagai apresasi diberikan penghargaan bagi koperasi kepada pejabat daerah. Tokoh gerakan koperasi, tokoh masyarakat yang berkontribusi besar terhadap pembinaan dan pengembangan koperasi dan UMKM dan tahun ini penghargaan bakti koperasi dianugerahkan kepada 50 orang," beber dia.

Tags :
Download Aplikasi Labirin :