Wapres AS: Tiongkok Mengintimidasi di LTS
Wakil Presiden AS Kamal Harris pada Selasa (24/8) menuduh pemerintah Tiongkok melakukan intimidasi di perairan yang dipersengketakan sejumlah negara di Laut Tiongkok Selatan (LTS). Lawatan Harris ke Asia Tenggara disebut-sebut untuk mengumpulkan sekutu, ketika statusnya sebagai Negara adidaya dikritik terkait krisis saat ini di Afganistan. Komentar Harris di Singapura disampaikan ketika pemerintah AS berusaha memperbaiki relasi dengan negara-negara Asia. Yang sebelumnya penuh pergolakan di era pemerintahan Donald Trump.
Saat Harris melawat ke Singapura, yang akan dilanjutkan dengan perjalanan ke Vietnam, banyak pertanyaan apakah AS masih dapat diandalkan. Karena penarikan seluruh pasukannya dari Afganistan, yang dijadwalkan selesai akhir bulan ini. Dalam pidato untuk memaparkan tujuan kebijakan luar negeri pemerintahannya, Harris menegaskan kembali bahwa AS memiliki komitment abadi di Asia.
“Tiongkok terus memaksa, mengintimidasi dan mengklaim sebagain besar LTS. Tindakan Tiongkok ini merusak tatanan berbasis aturan dan mengancam kedaulatan Negara-negara.” Kata Harris. Selain itu pemerintah Tiongkok dituduh menyebar berbagai perangkat keras milliter termasuk rudal antikapal dan peluru kendali darat ke udara di sana. Dan pemerintah Filipina menyatakan kemarahan setelah ratusan kapal Tiongkok terlihat di karang yang diperbutkan. Sementara Malaysia mengerahkan jet untuk mencegat pesawat milliter Tiongkok. (YTD)
Postingan Terkait
Lubang di Balik Angka Manis Surplus Perdagangan
Eskalasi Konflik Amerika Serikat – Iran
China Meminta Dukungan Lebih Besar dari AIIB
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023