;

Anggaran Infrastruktur 2022 Fokus pada Layanan Dasar dan Proyek Prioritas

19 Aug 2021 Investor Daily, 19 Agustus 2021
Anggaran Infrastruktur 2022 Fokus pada Layanan Dasar dan Proyek Prioritas

Pemerintah mematok anggaran infrastruktur dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2022 sebesar Rp 384,8 trilliun atau 14,2% dari total belanja pemerintah. Anggaran ifrastruktur ini akan di fokuskan untuk memenuhi ketersediaan layanan dasar, peningkatan produktivitas dan mendukung penyelesaian proyek pritoritas dan strategis. "Kita selanjutnya menyelesaikan pembangunan infrastruktur strategis dan ini terkait dengan pelayanan dasar untuk mendukung produktivitas," Kata Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu dalam diskusi Strategis dan outlook Perekonomian dan Kesejahteraaan, Rabu (18/8)

Lebih lanjut Febrio, anggaran infrastruktur ini akan dimanfaatkan untuk mendukung ketersediaan pelayanan infrastruktur dasar seperti pembangunan rumah khusus 2,250 unit. Anggaran ini turut juga digunakan untuk menyediakan infrastruktur energi dan anggaran yang terjangkau, andal dan memperhatikan aspek lingkungan seperti pembangunan jaringan gas rumah tangga sebanyak 10 ribu SR seta pembangunan 105 ribu hektar jaringan irigasi.

Secara terpisah, Kepala Badan Pusat Statistik Margo Yuwono menyebutkan, Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) terus mengalami kemajuan yang terlihat dari indeks pembangunan IP-TIK Indonesia pada 2019-2020."IP-TIK Indonesia pada 2020 mencapai 5,59 meningkat dibanding IP-TIK 2019 sebesar 5,23," Kata dia saat konferensi pers secara virtual di Jakarta, Rabu. Peningkatan IP-TIK 2020 ini didorong oleh pencapaian ketiga subindeksnya yaitu subindeks akses dan infrastruktur TIK yang mencerminkan kesiapan TIK Indonesia mencapai 5,67. Subsindeks penggunaan yang mencerminkan tingkat penggunaan di Indonesia mencapai 5,34. Subsindeks keahlian yang mencerminkan kemampuan yang diperlukan dalam TIK di Indonesia mencapai 5,92. (YTD)


Download Aplikasi Labirin :