Tapering Moneter The Fed Buat Rupiah Loyo ke Rp14.402
Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.402 per dolar AS pada perdagangan pasar spot Kamis (19/8) sore. Posisi tersebut melemah 0,21 persen dibandingkan perdagangan Rabu (18/8) sore di level Rp14.372 per dolar AS.
Sementara itu, kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) menempatkan rupiah di posisi Rp14.414 per dolar AS, atau melemah dibandingkan posisi hari sebelumnya yakni Rp14.384 per dolar AS.
Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan pelemahan rupiah bersama mayoritas mata uang lain disebabkan rencana pengetatan (tapering) kebijakan moneter The Fed diperkirakan mulai tahun ini. Kondisi itu memicu penguatan dolar AS lantaran tapering berpotensi mengurangi likuiditasnya di pasar.
Dalam risalah pertemuan 27-28 Juli yang dirilis semalam, pejabat The Fed melihat potensi untuk mengurangi pembelian obligasi tahun ini jika ekonomi terus membaik seperti yang diharapkan. Ibrahim mengatakan pengurangan pembelian obligasi itu berdampak positif bagi dolar AS karena The Fed tidak membanjiri pasar dengan uang tunai.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023