Terjual 55-60 Setiap Bulan
PALEMBANG - Penjualan mobil niaga di Sumsel tidak terdampak pandemi karena jumlah penjualan mobil sebelum dan sesudah pandemi relatif sama jumlahnya.
Kepala Cabang Isuzu Palembang, Dimas mengatakan, mobil niaga memiliki pangsa pasarnya sendiri di Palembang karena perekonomian Sumsel ditopang sektor perkebunan juga batubara membuat penjualan mobil niaga tidak terdampak. Dimas mengatakan setiap bulan Isuzu bisa menjual 55-60 unit mobil niaga berbagai tipe. Angka ini sama saja baik sebelum dan saat pandemi seperti ini tidak berubah. "Karet dan batubara kan saat ini harganya mulai terkerek naik sehingga permintaan mobil untuk angkutan ini tetap bagus karena sektor tambang dan perkebunan manjadi pangsa pasar mobil ini," ujar Dimas, Minggu (11/7/2021). Selain menyasar angkutan komoditi, dikatannya mobil ini juga bisanya digunakan dalam bisnis logistik karena banyak perusahaan jasa perngiriman memanfaatkan mobil truk jenis box untuk armada angkutan logistik.
Apalagi bisnis logistik di masa pandemi ini menjadi andalan masyarakat karena perubahan kebiasaan belanja offline menjadi online dan juga pengiriman reguler seperti paket dan surat yang memang sejak dulu ada dan hingga kini masih memanfaatkan jasa logistik pengirimannya. "Isuzu lraga jadi andalan sebagai kendaraan angkutan karena secara angsuran sama dengan harga pick up tapi secara muatan sama dengan truk," tambahnya. Dimas mengatakan Isuzu juga ditopang oleh after sales yang baik karena memiliki layanan bengkel yang tersebar merata di sejumlah kabupaten kota di Sumsel seperti di Tugumulyo, Prabumulih, Muba, OKI dan Palembang.
Layanan bengkel teranyar yakni Bengkel Isuzu Berjalan (BIB) yang memudahkan Konsumen merawat kenda- raan tanpa harus datang kebengkel karena tinggal telpon maka mekanik akan datang memperbaiki kendaraan baik karena alasan emergency atapun karena perlu di perbaiki si rumah atau tempat usaha karena tidak sempat dagang langsung ke bengkel. Salah satu konsumen setia Isuzu yakni Tiki, jasa logistik ini sejak 20 tahun sudah menggunakan Isuzu Panther dan hingga kini sudah 60 unit digunakan untuk mengangkut logistik. "Isuzu itu irit dan murah jadi setia menggunakannya karena bisnis logistik ini berkaitan dengan penggunan bahan bakar jadi pilih yang irit," ujar Komisaris TIKI Palembang Haris Jumadi.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023